Kemudahan dalam membuka pintu rezeki
Mungkin banyak dari anda sekalian yang sudah capek dengan pahitnya hidup, kesengsaraan, kemiskinan, kerja dari pagi hingga ketemu pagi lagi, tapi gaji cuman lima koma (tanggal lima keuangan udah mau koma). Usaha ini itu sampe kaki di bawah, kepalanya diatas (Alhamdulillah masih normal yah), tapi hasilnya yah cuman segitu-gitu aja, kalau kata orang-orang gali lobang tutup lobang, kapan jadi kaya-nya ini?! Begitulah nasib hidup kebanyakan orang-orang, bertahun-tahun hidup yang di jalaninya seperti itu dan berulang-ulang tiap harinya, yang anehnya lagi, kok betah yah?! Langsung banyak yang jawab, “kalau gak gitu mau makan darimana”, “emang duit turun dari langit”. Itu betul semua jawabannya, tapi inginkah kalian mendapatkan rezeki dengan mudah? mau ini itu semuanya ada? kemudahan selalu menghampiri? Ya, semuanya akan mengangguk-ngangguk dengan cepat. Oke saya mau tanya, apakah anda bangga bila di suruh oleh Boss pemilik dari perusahaan tempat anda bekerja, agar mendampinginya di sebuah konferensi pers atau meeting dan kemudian ia menjanjikan kenaikan gaji yang besar atau kenaikan pangkat ke anda? Dan bagaimana bila, suatu hari anda di telpon sama klien anda dan di janjikan sebuah proyek besar bila anda datang ke kantornya sekarang juga untuk rapat bersamanya. Kemungkinan anda akan meng-cancel atau men-jadwal kembali janji-janji yang ada pada hari itu. Tapi kalau anda melakukan sebaliknya, apa yang terjadi. Anda tidak sudi menemani Boss anda ke tempat konferensi pers, “Wah kalau cuman kena SK aja sih masih bisa nyengir, tapi kalau sampai di pecat tanpa pesangon? bisa hancur semuanya”. Lalu anda mengurungkan datang dalam menghadiri rapat yang di adakan oleh klien anda tersebut. hmm.. klien anda tentunya akan sakit hati dan berpikir dua-tiga kali untuk memberikan proyek-proyek lanjutan ke anda. Tapi dibalik semua itu, sebenarnya ada tangannya siapa sih yang mengatur agar anda bisa di pilih sama Boss anda untuk menemani dirinya, padahal masih banyak karyawan yang lain? terus kenapa kok klien anda itu mau memberi proyeknya yang besar kepada anda, padahal ada jutaaan orang yang mempunyai keahlian yang sama seperti anda. Sadarkah anda bahwa ada kekuatan sangat besar yang mengendalikan mereka agar itu semua terjadi kepada anda? Ya betul, tidak lain dan tidak bukan tangan Allah-lah yang membuat itu semua terjadi, Allah yang mengarahkan agar rezeki itu menuju anda. Baik anda meminta kepadaNya atau tidak, Allah melakukannya semata-mata karena mencintai hambaNya, Allah tidak pernah lupa dengan kita dan ingin selalu memberikan yang terbaik buat hamba-hambaNya. Tidak seperti kita yang ingat Allah di kala susah dan melupakanNya di saat kita senang-senang. “Jadi bagaimana caranya agar rezeki saya bisa lancar terus, biar Allah ngasih ke saya mulu tuh kalau ada rezeki yang bagus-bagus”. Caranya mudah, PERTAMA, anda harus sangat dekat dengan Boss-nya Boss anda (Allah) seperti anda dekat dengan Boss anda, kalau bisa lebih. Begini kira-kira, Kalau Boss anda manggil, otomatis anda akan segera mendatanginya dengan terburu-buru. Begitu juga ke Allah juga sama, kalau Allah memanggil lewat adzan, buru-buru anda ambil wudhu terus sholat, lakuin sholat sunnah dulu baru sholat wajibnya. Yang KEDUA, kalau anda rajin kerja buat kantor anda, otomatis kalau gaji anda yang akan naik, atau paling enggak dapat bonus dari kantor untuk loyalitas anda. Nah Allah juga sama kayak gitu, kalau kita kerja buat Allah-nya rajin, niscaya Allah juga naikin gaji kita plus di tambahin bonus-bonus yang tak terduga-duga. Malah biasanya ber kali-kali lipat dari yang di kasih sama kantor. Pertanyaannya “Kerja dengan Allah itu gimana yah caranya?” caranya begini, anda mulai dengan rajin-rajin sholat Dhuha-nya, di belain bangun sholat tahajudnya biarpun ngantuk berat, di usahain dzikirnya di banyakin, jangan sehabis sholat saja, pas lagi kerja dzikir, pas lagi nyetir dzikir, bisa dengan lafal “Ya Fattahu, Ya Rozzaqu” atau banyakin mohon ampun dengan Istighfar 100x, 500x, 1000x tiap harinya. Nah kira-kira begitu itu caranya kerja kepada Allah. Kalau itu kita sadari bahwa Allah akan memperbaiki rezeki kita, dengan mengamalkan amalan tersebut. Dijamin Pasti, rezeki kita ngalir terus kayak Air dari arah yang tidak kita sangka-sangka, dan Allah akan ngarahin terus menerus rezeki tersebut ke arah kita. Sampai suatu saat, kita terlalu banyak rezeki yang di urus, dan melupakan kembali amalan-amalan kita tersebut. Nah disitu mulai di cabut lagi deh sama Allah Gaji sama Bonus kita yang udah kita tanam sedikit demi sedikit, akan dibiarin kita merenung dan susah lagi, agar kita berpikir-pikir. Jadi di usahakan jangan sampai lupa tuh, di tekunin terus jangan sampai putus amalannya.
Bahkan seorang Sandiaga Uno orang terkaya nomor 27 di Indonesia menurut Forbes, pasalnya dia sudah 7-8 tahun ini melakukan sholat dhuha rutin dan puasa Nabi Daud (sehari puasa, sehari tidak). Ia pun berkata serasa Rezeki itu seperti di hantarkan langsung ke depannya. Subhanallah sudah KAYA Dunia, KAYA akherat pula, mudah-mudahan Allah me-Ridhoi kita semua bisa Kaya seperti beliau yah, Aamiin. Memang sebenarnya buat Allah memberi kita Rezeki banyak itu perihal gampang, tapi sengaja Allah tidak memberikannya segampang itu ke kita, agar apa? agar kita gak ngegampangin nantinya dan mudah untuk ber-Syukur. So.. Anda ingin menjadi orang yang Menang di Dunia, dan Menang di Akhirat. Mulailah perbanyak amalan sunnah anda dan tertibkan amalan yang wajib, serta yakini dan sadari kalau semua itu, akan memudahkan terbukanya pintu rezeki untuk diri kalian.
0 Comments